Dulunya mereka biasa saja, semua berjalan seperti hari hari lainnya. Harapan Jaya masih melayani perlawanan Pelita Indah di jalur Trenggalek - Surabaya. Begitupun Bagong, yang masih bersaing dengan medium lainnya di trayek Trenggalek - Blitar. Mereka juga hanya bersaing di sepanjang jalan Trenggalek Tulungagung. 23 Maret 2019, Bagong merilis armada dan trayek barunya, yups Blitar - Surabaya via Pare/Tol Panjang. Menantang penghuni tunggal jalur tersebut, Rukun Jaya. Dan kesuksesan diraih Bagong serta mampu menundukkan pemain senior jalur ini. Pada bulan Agustus 2019, banyak postingan di grup HJM bahwa Harapan Jaya sedang menyiapkan unit medium dan kabar diakuisisinya trayek Rukun Jaya. Pada 29 November 2019 dilakukan roadtest unit medium Harapan Jaya dan meresmikan pool Harapan Jaya di Blitar. Acara itu seperti meresmikan bahwa Harapan Jaya masuk ke persaingan trayek Blitar - Surabaya via Pare/Tol Panjang. Persaingan kedua PO ini pun dimulai, Bagong dengan senjata Mistubishi Canter FE84G dibalut body Infinty Deluxe Medium dari Tri Sakti dan Bagong Karoseri dan Harapan Jaya bermodalkan Mercedes Benz OF 917 berbalut body Tourista DX garapan Laksana Karoseri serta beberapa unit eks Rukun Jaya yang sedang di perbaiki dan di repaint. Persaingan semakin memanas ketika Bagong melakukan gebrakan. Ternyata pada tanggal 24 Juli 2019 di Kantor PO Bagong di Malang, dilakukan pertemuan antara direktur PO. Bagong dan PO. Pelita Indah untuk pelimpahan trayek 42 unit Surabaya - Tulungagung dan 66 unit Surabaya - Treanggalek. Seperti menjawab keputusan PO. Harapan Jaya yang masuk trayek Bitar - Pare - Surabaya, dimana PO. Bagong cukup sukses di trayek itu. Dan pada 16 November 2019 di Terminal Gayatri Tulungagung, PO. Bagong resmi membuka trayek baru Tulungagung - Kediri - Surabaya via arteri maupun tol. Dengan tetap mempercayakan Mistubishi Canter FE84G berbody Infinty by Bagong Kaoseri, sipa menantang penguasa trayek Tulungagung - Kertosono - Surabaya, Harapan Jaya. Harapan Jaya pun tak tinggal diam, seperti menjawab tantangan dari PO. Bagong, mereka pun juga mendatangkan unit gress Hino AK 215 berbody Discovery Gen 3 (Laksana) dan Max HDD (Tentrem) untuk squad Patas dan ATBnya. Jam Patas via Tol pun juga ditambah, serta meluncurkan ATB Cepat (via tol). Tak sampai disitu, PO. Harapan Jaya pun menambah amunisi dengan menempatkan Mercedes Benz OF 1623 dia kelas ATB Cepat. PO. Bagong pun tak berhenti disitu saja, akhir - akhir ini tersiar kabar bahwa dia akan masuk Trenggalek dengan nama Pelita Indah. Beberapa postingan di grup fb Pelita Indah Mania, bahwa beberapa unit sudah dikirim ke Trenggalek. Kita lihat bagaimana cerita selanjutnya, biarlah mereka bersaing secara sehat, apapun yang teradi tetap penumpang yang diuntungkan atass persaingan penjualan jasa oleh mereka.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar