Bigbus dengan mesin depan biasanya menggunakan lantai/deck dengan ketinggian standar/normal. Yaitu tinggi lantai sama dengan tinggi tempat duduk driver. Peggunaan topi seeprti hanya penambah kesan keren/bagus/kekinian jika dilihat dari luar. Kalo dari dalam admin sendiri tidak tau karena belum pernah masuk, mungkin ketinggiannya sama dengan korden atas biar driver tidak silau. Namun jika diperhatikan ukuran topi untuk bus mesin depan cenderung lebih kecil, mungkin agar penumpang dan driver lebih leluasa melihat ke depan. Tapi untuk body buatan Adi Putro Karoseri sepertinya menerapkan jenis High Deck untuk body mesin depannya, seperti yang sudah - sudah. Untuk bus medium sendiri fungsinya kurang lebih sama dengan penjelasan di atas dan agar tidak ketinggalan trend sehingga konsumen tidak kecewa saat menyewa unit tersebut. Berikut body bertopi yang menggunkan mesin depan dan body medium karya beberapa karoseri di Indonesia.
Senin, 11 Januari 2021
Ketika Era Bertopi Datang Menyerang Part 2
Yah ini merupakan kelanjutan dari postingan pertama dengan judul yang sama. Kenapa admin memisahkan menjadi 2 part / bagian. Karena menurut admin sendiri wabah "Bertopi" rupanya tak hanya menyerang body bigbus dengan mesin belakang (Seperti Hino RK8, RN25, RM60, Mercedes Benz OH 1626NG, O500RS 1836 dan lainnya). Namun rupanya juga menyerang body bigbus dengan mesin depan, bahkan body untuk medium bus juga terkena wabahnya.
Max HDD Tentrem
Jetbus MD2+
Jetbus MD3+ Piala Mas
Infinity Deluxe MD Tri Sakti
Rexus MD Piala Mas
Satria Morodadi Prima
Infinity MD Bagong Karoseri
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Sari Mulyo, Dari Empon - Empon Menjadi Bus
PT. Sari Mulyo Putro, itulah nama resmi dari perusahaan yang menaungi PO. Sari Mulyo. Pemain yang terhitung baru namun memiliki trend posit...
-
Masyarakat Tulungagung, Trenggalek dan Blitar mungkin familiar dengan Perusahaan Otobus yang satu ini. PO. Rukun Jaya yang dinaungi oleh P...
-
"Teman adalah kekuatan" Kata - kata legend dari Patrick Star dalam serial Spongebob Squarpants memang benar adanya. Dan itu benar...
-
Jalur Trenggalek dan Ponorogo via Tugu merupakan jalur pegunungan yang penuh dengan tikungan serta kontur jalan tidak rata. Apa lagi jika ...








Tidak ada komentar:
Posting Komentar