Sabtu, 26 Desember 2020

Rukun Jaya, Pangeran Biru Asal Kota Marmer

 

Masyarakat Tulungagung, Trenggalek dan Blitar mungkin familiar dengan Perusahaan Otobus yang satu ini. PO. Rukun Jaya yang dinaungi oleh PT. Rukun Jaya Sejahtera mempunyai sejarah yang panjang. Namun saat ini PO. Rukun Jaya lebih berfokus dalam dunia wisata, seperi Bus Pariwisata, sewa travel dan hotel. Saya sendiri masih belum menemukan sumber di dunia maya kapan PO ini berdiri. Yang ditemukan hanya gambar unit Patas Jatim dengan trayek Tulungagung - Surabaya.

PO. Rukun Jaya dulu sempat bermain di trayek Tulungagung - Surabaya dengan kelas Patas Jatim. Ntah tahun kapan ini PO mulai menjalankan trayek tersebut dan ntah kapan PO Rukun Jaya memberhentikan operasional trayek Patas Jatim Tulungagung - Surabaya. Mungkin jika pembaca ada yang tau bisa menambahkan informasi dikolom komentar. Namun kabar yang beredar bahwa trayek Patas Jatim Tulungagung - Surabaya milik PO Rukun Jaya diakuisisi oleh PO Harapan Jaya.

Setelah itu PO Rukun Jaya memilih mengoprasikan armadanyaa di trayek Trenggalek - Blitar dan Blitar - Pare - Surabaya dengan segmen pasar Patas Jatim. Di trayek Trenggalek - Blitar, PO Rukun Jaya sepertinya sangat kuat dengan jumlah armada lebih banyak dari pesaingnya dan sepertinya mengakuisisi trayek PO Putra Jaya, karena banyak armada PO Putra Jaya berlivery PO. Rukun Jaya. Di trayek Blitar - Pare - Surabaya, PO Rukun Jaya menjadi pemain tunggal dengan kelas Patas Jatim yang diusungnya. Cukup lama sehingga PO Bagong masuk dan menghancurkan eksistensi PO Rukun Jaya di trayek ini.

PO Rukun Jaya juga sempat bermain di trayek AKAP, Blitar - Jakarta dengan unit gress Jetbus HD, Scorpion x dan Scorpion King dibekali chasis Mercedes - Benz OH 1626. Namun trayek itu hanya berjalan seumur jagung, sesekali terlihat jalan AKAP saat libur panajang dan waktu mudik saja dan unittnya lebih sering terlihat melayani menjadi bus pariwisata. Kemunduran ternyata bukan hanya di trayek AKAP saja, divisi Patas Jatim Blitar - Surabaya via Pare juga mengalami hal yang sama. Masuknya PO Bagong rupanya mampu menundukkan mantan pemain tunggal jalur ini, sehingga PO Rukun Jaya terpaksa mundur dari persaingan dan trayeknya semuannya jatuh ditangan PO Harapan Jaya. 

Dan pada akhirnya PO Rukun Jaya benar - benar mundur dari jalur reguler dan fokus ke dunia pariwisata. Unit - unit trayek Trenggalek - Blitar yang sempat diremajakan menjadi ATB akhirnya juga menghilang dari terminal. Beberapa akun Facebook maupun Instagram menunjukkan para mantan pejuang jalur reguler milik PO Rukun Jaya terparkir di garasi PO Harapan Jaya. Ya semoga PO Rukun Jaya bisa benar - benar berkembang dan kuat di dunia pariwisata, siapa tau dengan kesuksesan di dunia pariwisata bisa memotivasi manajemen untuk kembali ke trayek reguler.

Divisi Patas Jatim Blitar - Pare - Surabaya Livery Lama

Divisi AKAP Jakarta / Bus Malam

ATB Trenggalek - Tulungagung - Blitar

Putra Jaya, Satu Manajemen Dengan Rukun Jaya

Non AC Trenggalek - Tulungagung - Blitar/Malang

Non Ekonomi Blitar - Pare - Surabaya Livery Baru

Divisi Pariwisata


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sari Mulyo, Dari Empon - Empon Menjadi Bus

 PT. Sari Mulyo Putro, itulah nama resmi dari perusahaan yang menaungi PO. Sari Mulyo. Pemain yang terhitung baru namun memiliki trend posit...