Putra Jaya
Trayek Trenggalek - Tulungagung - Blitar, trayek yang banyak pemain didalamnya. Mulai dari Cendana, Rukun Jaya, Sido Mulyo, Bagong, dan Tirto Agung. Dulu ada Dahlia Indah dengan medium busnya dan Sutra Agung. Ntah saya sendiri kurang paham dengan Sutra Agung, karena ada yang berlogo, berlivery dan tertulis Madjoe Grup namun juga ada unit berlivery dan berlogo berbeda serta tertulis Sumber Jaya di depan dan dibelakangnya, namun sekarang unit ini tak pernah terlihat lagi. Ada juga Sahara dengan tulisan kaca depan sampai Blitar, beberapa kali terihat unitnya sedang OTW ke Terminal Patria di daerah Sumbergempol. Jalur yang sebenarnya padat penumpang namun karena ketatnya persaingan, para pemain ini harus berjibaku keras untuk tetap bertahan. Dari sesama bus medium sudah cukup banyak pemain, Trengalek - Tulungagung ada Harapan Baru, Harapan Jaya, Pelita Indah dan Baruna ( Jalan ketika weekend atau libur panjang atau saat musim mudik ). Di Tulungagung - Blitar masih harus berjibakku melawan Harapan Baru ditambah Majoe Berlian dan KA Rapih Dhoho. Dan kendaraan pribadi juga menjadikan penyebab sepinya sewa mereka. Soal peremajaan unit, sebenarnya Rukun Jaya mampu, dengan menurunkan eks divisi Blitar bahkan dilengkapi dengan unit ber AC, namun sayang Rukun Jaya terpaksa mundur dari persaingan dan ntah kepada siapa limpahan trayek itu sekarang berada. Bagong dan Cendana masih bisa melakukannya, sisanya masih menggunakan unit lawas yang mereka punya. Ntah sampai kapan mereka bertahan, hanya waktu yang akan menjawab.
Bagong
Cendana
Dahlia Indah
Rukun Jaya AC
Rukun Jaya Non AC
Sahara
Sido Mulyo
Sutra Agung "Madjoe Group"
Sutra Agung " Sumber Jaya"
Tirto Agung











Tidak ada komentar:
Posting Komentar