Senin, 20 April 2020

Dinginnya Air Terjun Irenggolo


Libur tahun baru tlah tiba, scedule sudah disiapkan. Namun sayang ternyata beberapa teman tidak bisa, karena lebih memilih liburan dengan keluarganya. Rencanapun berubah, tujuan pun ditetapkan. Air Terjun Irenggolo, tempat yang inginku kunjungi, karena belum pernah kesana. Air terjun yang terletak di kaki gunung wilis, dekat dengan Air Terjun Dolo. Pukul 8 pagi berangkat dari rumah nyonyaku dengan mengendari motor vario 125 milikinya, Sebenernya rada was - was sih, naik gunung dengan motor matic, tapi mau gimana lagi, my beyond imagination masih rada sakit, terlalu beresiko jika diajak naik gunung. Cuaca cukup cerah kala itu, namun ketika mulai masuk kawasan kaki gunung wilis cuaca berubah menjadi mendung. ya moga - moga tidak hujan.

Sekitar pukul 10 siang sampai dipelataran parkir air terjun irenggolo. Sangat ramai, dan yang saya suka ga ditarik biaya parkir lagi. Cuaca mendung membuat udara terasa dingin dan suasana cenderung berkabut. Tak membuang waktu lama langsung cuss ke bawah menuju air terjunnnya. Sangat ramai pengunjung kala itu, dan juga banyak pedagang juga, jadi yang kelaperan tidak perlu khawatir. 15 menit kemudian sampailah di lokasi air terjun. Yang ku cari pertama adalah kamar mandi, efek udara dingin membuat rasa ingin mengetap sangat tinggi. Sayang sekali di situ hanya ada kamar mandi, yang 1 pintunya rusak jadi ga ada yang pake, satunya lagi rame dipake buat ganti baju abis koceh di air terjun. Akhirnya mau ga mau pakek yang pintunya rusak, kerjasama dengan nyonya untuk pegangin pintunya.

Rasa penasaranku akhirnya terbayar sudah, dan tidak sesuai dengan apa yang ku perkirakan. Kukira mirip Air terjun dolo, ternyata tidak. Airnya cukup pelan sehingga aman buat mandi dibawahnya. Tidak terlalu tinggi juga, tapi dengan bentuk bebatuan seperti itu membuat air yang terjun ke atas tidak langsung ke dasar, melainkan tertahan dulu oleh beberapa batu. Sehingga membuat bentuk yang sedap dipandang. Efek cuaca mendung, air menjadi cukup dingin. Ntah apa yang dirasakan mereka yang mandi di air terjun, yang jelas badanku terasa dingin. Melihat mendung semakin gelap, dan ntah feeling ini mengatakan akan turun hujan, kami bergegas untuk langsung naik. Belum sampai parkiran hujan begitu derasnya menyapa. Kami bertteduh dibawah tenda ntah milik siapa. Melihat situasi kayaknya hujan tidak reda dalam waktu dekat, kami putuskan beli jajanan disekitar kami sambil menunggu hujan reda dan lanjut menuju Air Terjun Dolo.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sari Mulyo, Dari Empon - Empon Menjadi Bus

 PT. Sari Mulyo Putro, itulah nama resmi dari perusahaan yang menaungi PO. Sari Mulyo. Pemain yang terhitung baru namun memiliki trend posit...